SABAYA Goes to KAMPOENG

 

 

Dalam suasana lingkungan yang tengah didera Pandemi covid-19 ini masyarakat dipaksa untuk mengubah gaya dan pola hidupnya. Salah satu yang terdampak adalah para pelajar. Pelajar dipaksa mengikuti proses pembelajaran secara daring agar anak anak tetap mendapat asupan pendidikan ditengah pandemi ini. Sekolah belum bisa dibuka karena tingkat resiko penyebaran virus ini yang sangat rentan terjadi dilingkungan sekolah, menjadi sangat rentan karena biasanya, siswanya berasal dari kampung yang berbeda,  Berkumpul dalam satu sekolah yang jumlah siswanya banyak.

Menyikapi hal tersebut, SABAYA Talent-Based School mencoba membuat alternatif proses pembelajaran yang menghadirkan kegiatan belajar mengajar ke Kampung kampung, tingkat RW/RT yang jumlah dalam setiap jenjangnya akan diatur sedemikian rupa dan dalam prosesnya akan mengikuti Protap Kesehatan yang berlaku. Melibatkan unsur masyarakat lokal (Guru Relawan) untuk berbagi ilmu. Sehingga akan meringkankan beban biaya pendidikan itu sendiri. Gotong royong untuk menyelamatkan generasi bangsa dengan tetap menimba ilmu dalam suasana pandemi yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir